Definisi Pengalengan Makanan, Ketahui Metode dan Mekanisme Lengkapnya

Ketahui Metode dan Mekanisme Pengalengan Makanan

Dalam industri pengolahan pangan, pengalengan makanan menjadi salah satu cara yang banyak digunakan untuk mengawetkan bahan makanan yang dikemas secara hermetis.  Yaitu kedap udara, air, mikroba serta benda asing lainnya di dalam sebuah wadah.

Proses pengawetan ini juga diikuti dengan tahap sterilisasi yang bertujuan untuk membunuh semua mikroba patogen yang menyebabkan penyakit.  Dengan teknik pengalengan yang tepat maka bahan makanan akan terhindar dari resiko kebusukan, perubahan rasa, kadar air dan kerusakan akibat oksidasi.

 

Definisi Pengalengan Makanan

Selain didefinisikan sebagai proses pengawetan dengan cara pengemasan hermetis, pengalengan makanan juga bisa didefinisikan sebagai teknik pengawetan makanan dengan proses pemanasan dalam suhu tertentu.  Tujuannya adalah untuk membunuh mikroorganisme penyebab penyakit.

Beberapa jenis makanan yang sering dikemas dengan pengalengan adalah daging, makanan laut, produk sayur mayur, buah, susu, dll.

Mengenal Metode Pengalengan

Secara umum metode pengalengan di pabrik pengolahan makanan dibedakan menjadi dua, yaitu metode konvensional dan metode aseptik.

1. Metode Konvensional

Pada metode ini bahan makanan dalam bentuk padat atau cair yang telah disiapkan di dalam kaleng atau botol ditutup rapat dan kemudian disterilisasi di dalam autoklaf.

2. Metode Aseptik

Pada metode ini bahan pangan dan kemasannya dikerjakan terpisah.  Dimana bahan pangan akan diproses sesuai termalnya sementara untuk kemasan kalengnya akan disterilisasi terlebih dahulu.

 

Mekanisme Pengalengan Makanan

1. Penanganan pada bahan kemasan

Dalam industri pengolahan makanan, standar pengalengan untuk keperluan komersial sangat tinggi.  Adanya kesalahan penanganan dalam proses pengalengan bisa menyebabkan terjadinya kebocoran selama proses pemanasan atau setelahnya.

– Penanganan pada kaleng kosong

Penanganan pada kaleng kosong sangat penting untuk diperhatikan.  Bentuk kaleng harus sempurna.  Adanya tonjolan di permukaan kaleng bisa menyebabkan ketidaksempurnaan dalam proses pengalengan makanan.

– Penanganan selama proses penutupan kaleng atau double seam

Akan selalu ada resiko bakteri masuk kembali ke dalam kaleng setelah disterilisasi.  Oleh karena itu kekuatan sambungan dan penutupan pada kaleng harus sangat diperhatikan.

– Penanganan kaleng selama proses termal

Pemeriksaan alat angkut secara berkala penting untuk diperhatikan karena akan menunjang   kelancaran proses dan meminimalisir resiko kerusakan pada kemasan kaleng.

– Penanganan kaleng selama pendinginan atau cooling

Untuk membantu memantau perubahan dan perbedaan tekanan maka proses pendinginan harus dilakukan secara tepat.

– Penanganan kaleng setelah proses pendinginan

Setelah proses pendinginan selesai, maka kaleng akan dikeluarkan dari retort.  Pada tahap ini sanitasi dan kebersihan peralatan yang kontak dengan kemasan kaleng harus benar-benar diperhatikan.

 

2. Proses Pengalengan Bahan Pangan

Untuk proses pengolahan makanan bahan nabati maka beberapa tahap yang harus dilalui meliputi penyortiran dan pencucian, pengupasan, pemotongan, dll seperti berikut ini.

– Proses penyortiran dan pencucian

Pemilihan bahan pangan yang dilakukan oleh pabrik pengalengan makanan melalui tahap sortasi yang ketat.  Hanya bahan pangan yang bermutu baik yang akan diproses dalam pengalengan.  Selanjutnya akan dilakukan tahap pencucian untuk membersihkan bahan pangan.

– Proses pengupasan kulit, buang biji dan pemotongan

Pada proses ini bagian dari bahan pangan yang tidak berguna seperti biji, kulit, dll akan dihilangkan.

– Proses blanching

Pada proses ini bahan pangan dicelupkan ke dalam air panas atau uap panas dengan suhu 82-93 derajat Celsius selama 1-11 menit.  Tujuannya adalah untuk membunuh mikroba patogen, menghilangkan adanya rasa mentah, memudahkan pengupasan, meningkatkan suhu produksi, dll.

 

Pengalengan makanan dalam industri pengolahan bahan pangan sangat penting karena akan berpengaruh pada kualitas produk.  Untuk info lengkapnya Anda bisa mengunjungi website https://sjap.co.id.  Produk dari pabrik ini bisa didapatkan di toko terdekat atau via online di TokopediaBukalapak, Shopee, Blibli, Lazada, dan Jd.id.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on print
Share on email