Apa Sih yang Dimaksud Standar GMP, HACCP dan BRCGS pada Pabrik Pengolahan Makanan?

GMP, HACCP dan BRCGS pada Pabrik Pengolahan Makanan

Satu hal yang sering diabaikan oleh masyarakat dalam memilih makanan dalam kemasan adalah asal pabriknya, standar yang diterapkan dan terjaminnya mutu. Hal ini tentunya penting untuk Anda ketahui, agar tidak salah dalam memilih produk dari pabrik pengolahan makanan.

Apa Itu GMP, HACCP dan BRCGS pada Pabrik Pengolahan Makanan?

Perlu diketahui bahwasanya aspek penting dalam sebuah pabrik di bidang pabrik pengolahan makanan kemasan harus memenuhi 3 standar yaitu GMP, HACCP dan BRCGS. Bagaimana penjelasan lengkapnya? Simak beberapa poin di bawah ini ya!

1. Good Manufacturing Practice (GMP)

GMP merupakan sebuah konsep tentang manajemen yang berisikan tentang cara kerja atau prosedur untuk menghasilkan sebuah produk, karena yang dibahas di sini adalah makanan, maka sebuah pabrik pengolahan makanan harus memiliki standar untuk seluruh produk yang dikeluarkannya.

Beberapa indikator dari GMP adalah:

  • Komitmen antara Stakeholder

Membangun komitmen antara stakeholder adalah hal pertama yang harus dilakukan sebuah pabrik pengolahan makanan untuk menuju kesuksesan. Diperlukan adanya kerjasama yang baik antara pemilik, pemimpin dan karyawan agar semua sumberdaya bisa berjalan degan baik.

  • Tim yang Solid

Indikator selanjutnya dari GMP adalah sebuah perusahaan harus memiliki tim yang solid. Para penanggung jawab harus yang profesional di bidangnya dan kapasitas mumpuni dalam memimpin sebuah tim.

  • Standar Referensi GMP

Sebenarnya masing-masing perusahaan memiliki standar referensi yang berbeda. Semuanya harus didesain secara efektif dan sesuai dengan kondisi real.

Secara umum, standar tersebut meliputi desain, fasilitas, produksi, jaminan karyawan dan ruang untuk menyimpan produk.

  • Evaluasi Kinerja

Setelah pabrik menerapkan standar referensi, maka harus ada evaluasi terhadap penerapannya, dengan tujuan agar tidak ada kesalahan serupa yang muncul.

2. Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)

Selanjutnya pabrik pengolahan makanan harus menerapkan HACCP yaitu sebuah sistem yang dirancang sedemikian rupa untuk melakukan kontrol terhadap kondisi makanan sesuai dengan tolak ukur yang ditetapkan sebelumnya.

Uji ini untuk meneliti apakah ada bahaya yang ada dalam sebuah makanan yang diproduksi. Singkatnya HACCP adalah sistem penjamin mutu. Terdapat tujuh prinsip yang menjadi tolak ukur dalam melakukan uji makanan, yaitu:

  • Analisis bahaya.
  • Identifikasi CCP (Critical Control Point).
  • Penetapan batas kritis setiap CCP.
  • Penerapan sistem monitoring CCP.
  • Penetapan tindakan koreksi.
  • Penetapan prosedur verifikasi.
  • Penetapan penyimpanan dokumen dan catatan.

3. British Retail Consortium Global Standard (BRCGS)

Hampir sama seperti sebelumnya BRCGS merupakan penggabungan badan industri pangan dengan forum CEO Global dan Global Commerce Initiative yang bertugas untuk menyamakan standar keamanan pangan.

Secara singkat, BRC menjalankan skema sertifikasi pihak ketiga yang dinilai paling ketat untuk industri baik pangan ataupun non pangan. Tujuannya untuk membantu melakukan produksi pangan yang aman dan memilih pemasok yang terjamin.

Selain itu, BRCGS juga merupakan merk global yang sangat terkemuka untuk melindungi konsumen dan diakui oleh ribuan pelanggan yang tersebar di seluruh dunia.

Baik GMP, HACCP atau BRCGS adalah sebuah sistem pengujian yang pastinya memberikan nilai terhadap perusahaan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Seberapa banyak indikator yang sudah tercapai. Pastikan Anda memilih yang sudah berpredikat atau grade AA.

Anda harus cari tahu apakah pabrik pengalengan makanan menerapkan standar diatas atau tidak. Anda bisa mengkonsumsi produk makanan kemasan dari PT Suryajaya Abadiperkasa yang sudah menerapkan GMP, HACPP dan BRCGS dengan grade AA. Dijamin aman dan berkualitas. Produk kami bisa Anda dapatkan di Swalayan, dan Toko terdekat di kota Anda serta di online store kami di TokopediaBukalapak, Shopee, Blibli, Lazada, dan Jd.id.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on print
Share on email