Jarang Diketahui, Berikut Macam-Macam Teknik Pengolahan Makanan agar Awet

Berikut Teknik Pengolahan Makanan agar Awet

Bagi para pelaku industri terutama dalam industri pengolahan makanan, membuat makanannya cenderung awet tanpa bahan kimia kini sebuah keharusan. Alasannya karena banyak konsumen yang lebih memperhatikan kesehatan dan menghindari paparan bahan kimia yang berlebihan.

Anda yang tak memiliki pengetahuan tentang teknik industri pengolahan makanan pun bisa menggunakan teknik pengawetan sederhanan yang ternyata ampuh, tanpa membuat makanan menjadi rusak. Terlebih nutrisi di dalamnya masih bisa banyak dipertahankan.

Teknik Pengolahan Makanan Agar Awet

Teknik pengawetan makanan sebenarnya telah dipraktikkan oleh masyarakat kuno di Mesir bahkan suku Eskimo. Jauh sebelum ada pengawet kimia ternyata teknik pengawetan alami banyak dilakukan. Berikut teknik pengawetan makanan yang sekarang banyak dipraktikkan

1. Pembekuan

Paling banyak dilakukan yakni pembekuan. Teknik ini terbukti sangat ampuh untuk menjaga kesegaran produk olahan. Bahkan sebelum pengolahan makanan dilakukan banyak bahan baku yang sengaja dibekukan sehingga dapat dipakai dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Dalam praktiknya sendiri setelah bahan baku diolah dan siap untuk dipasarkan, maka produk akan dibekukan terlebih dulu. Ketahanan produk ini tentu bisa diandalkan. Bahkan ada produk yang bisa bertahan hingga jangka waktu tahunan tanpa bahan pengawet jenis kimia apa pun.

2. Penggaraman

Teknik ini banyak digunakan oleh masyarakat pesisir di Indonesia, teknik ini juga ampuh mengawetkan makanan. Kini teknik penggaraman juga masih banyak digunakan dalam industri makanan berskala kecil. Hasilnya pun tentu makanan tahan lama sesuai dengan waktu yang diharapkan.

Penggaraman jadi opsi pengolahan makanan agar lebih awet yang masih banyak digunakan karena bahan bakunya yang cukup terjangkau dan murah. Bayangkan, hanya perlu penaburan dengan garam dan di diamkan begitu saja. Makanan pun akan awet dengan sendirinya tanpa harus dicampur zat kimia.

3. Pengasaman

Pengolahan makanan yang satu ini masih jarang di dengar, namun ternyata teknik ini banyak dilakukan sejak lama oleh masyarakat daerah Asia. Anda pasti tahu kimchi, makanan khas Korea yang ternyata diawetkan dengan teknik pengasaman. Teknik ini juga ternyata bisa memperkaya nutrisi dalam makanan.

Teknik ini juga bisa Anda lakukan di rumah sendiri. Berbekal bahan baku yang segar dengan teknik pengasaman yang tepat Anda bisa membuat makanan olahan yang awet. Perlu diketahui, citarasa makanan hasil pengawetan, rasa asamnya akan terasa dominan.

4. Pengeringan

Banyak di pakai di berbagai industri makanan berskala kecil dan juga paling banyak diketahui tekniknya. Pastinya Anda akrab dengan bermacam jenis keripik baik keripik buah maupun sayur. Anda juga bisa mempraktikkan teknik pengolahan makanan sederhana ini di rumah.

Pengeringan bisa dilakukan baik secara manual maupun otomatis. Pengeringan manual bisa dilakukan dengan penjemuran bahan baku namun dalam jangka waktu cukup lama. Sementara pengeringan otomatis dilakukan dengan bantuan oven dalam hitungan waktu beberapa jam saja.

5. Pengalengan

Pengalengan makanan jadi opsi pengolahan makanan agar awet yang berikutnya. Selain lebih modern pengalengan bisa menjaga kandungan nutrisi dalam makanan. Dengan melakukan pengalengan selain menahan nutrisi tapi juga meredam angin agar tidak merusak makanan olahan.

Menjaga makanan dari kontaminasi bakteri, jamur hingga virus bisa dilakukan lewat teknik pengalengan. Hal inilah yang membuat makanan jadi lebih tahan lama. Tidak aneh bila akhirnya makanan kalengan biasa disimpan sebagai stok di rumah.

Teknik pengawetan di atas juga bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Pengolahan makanan pun bisa disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama. Yang paling mudah Anda bisa melakukan pengawetan dengan cara penggaraman atau pengeringan. Untuk informasi yang lebih beragam kunjungi sjap.co.id .

Buat Anda yang bingung mau beli produk dari kami dimana, langsung saja kunjungi online store kami di TokopediaBukalapak, dan Shopee. Mudah sekali kan?

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on print
Share on email