Apakah Makanan Kaleng Baik Untuk Dikonsumsi?

Apakah Makanan Kaleng Baik Untuk Dikonsumsi?

Faktanya, hingga hari ini masih banyak yang mempertanyakan apakah makanan kaleng baik untuk dikonsumsi atau tidak? Sebab meskipun memiliki citarasa lezat, namun produk makanan kemasan sudah melalui berbagai proses pengolahan dan mengandung zat tambahan agar tetap tahan lama.

Keraguan akan kualitas inilah yang membuat sebagian orang enggan menyantap makanan kemasan. Padahal, kualitas dari suatu produk makanan olahan tergantung pada prosedur dan perusahaan pembuatnya. Karena tidak sedikit produk olahan yang tinggi akan kandungan nutrisi dan vitamin.

Makanan Kaleng Layak Dikonsumsi Kalau Memenuhi Syarat Berikut Ini!

Ingin mencoba hidangan kalengan yang praktis tapi masih ragu dengan kualitasnya? Di bawah ini adalah beberapa syarat mutlak untuk mengetahui makanan olahan yang layak dikonsumsi:

1. Bentuk Kemasan Rapi

Ketika membeli suatu produk, hal pertama yang menjadi perhatian Anda pasti adalah bentuk kemasannya. Sederhana saja, apa Anda mau mengeluarkan uang untuk produk kemasan kaleng yang sudah peot di berbagai bagian, atau parahnya beberapa area mengalami bocor? Kemasan atau wadah makanan merupakan salah satu faktor penentu kualitasnya.

2. Terdaftar di BPOM dan Mengantongi Sertifikasi Halal

Makanan kemasan yang baik memang sudah seharusnya memiliki izin edar dari BPOM, sebagai bukti kalau makanan tidak mengandung zat berbahaya yang bisa mengancam kesehatan. Umumnya nomor BPOM terdapat pada bagian belakang atau bawah kemasan.

Sedangkan untuk yang beragama Islam, sebelum membeli produk olahan sebaiknya pastikan kalau tercantum sertifikasi halal dari MUI (Majelis Ulama Indonesia).

3. Mencantumkan Tanggal Kadaluarsa

Makanan kemasan dari brand terbaik sudah pasti mencantumkan tanggal expired atau kadaluarsa. Saat hendak membeli produk makanan olahan, selalu periksa bagian ini agar terhindar dari keracunan atau mengalami gangguan pencernaan setelah mengkonsumsinya.

4. Sesuai Standar GMP, BRCGS dan HACCP

Pastikan makanan kemasan diproduksi mengikuti standar GMP (Good Manufacturing Practices), BRCGS (British Retail Consortium Global System), dan HACCP guna memastikan kelayakan, keamanan, dan kehigienisan makanan olahan yang ingin Anda beli.

5. Mengandung Gizi dan Nutrisi

Bagian ini sepertinya paling banyak diabaikan sebagian masyarakat Indonesia. Padahal, dalam memilih makanan Anda juga harus mengetahui kandungan gizi dan nutrisi yang terkandung didalamnya. Apalagi, kalau Anda mengkonsumsi produk olahan secara berkala.

Usahakan selalu membaca tabel daftar gizi yang terdapat di belakang kemasan. Jangan lupa, bahwa tubuh membutuhkan makanan sehat setiap harinya.

6. Produk Tidak Memiliki Catatan Buruk

Di era digital ini, semua informasi kontroversial memang mudah sekali menjadi viral. Begitu pula dengan perusahaan kuliner atau brand makanan. Demi kenyamanan dan keselamatan Anda dan keluarga, sebaiknya jangan mengkonsumsi produk yang memiliki record buruk.

 

Beberapa panduan memilih makanan kaleng di atas bisa dijadikan referensi bagi Anda yang ingin menghidangkan masakan rumah lezat namun praktis. Salah satu perusahaan makanan kemasan terbaik dengan produk bercitarasa tinggi yang wajib masuk bucket list Anda adalah https://sjap.co.id/. Untuk produk – produknya bisa Anda dapatkan dengan mudah di Supermarket terdekat di kota Anda atau bisa juga melalui Cip Official Store yang ada di TokopediaBukalapak, Shopee, Blibli, Lazada, dan Jd.id.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on print
Share on email