Apa Itu Pengalengan Makanan? Temukan Jawabannya Di sini

Apa Itu Pengalengan Makanan? Temukan Jawabannya Di sini

Anda tentu sudah tidak asing dengan makanan yang dikemas dalam kaleng bukan? Memang untuk saat ini ada banyak sekali pabrik pengolahan makanan atau pengalengan makanan yang mengemas produknya dalam kaleng. Pastinya pemilihan kaleng sebagai kemasan produk bukan tanpa alasan. Melainkan karena kaleng memang lebih tahan banting, kedap udara, mudah dibentuk dan juga ringan.

Kaitannya dengan makanan yang dikemas dalam kaleng ini ada istilah yang berkaitan, yaitu pengalengan makanan. Apakah itu? Simak informasi berikut untuk mendapatkan pengetahuan lebih lanjut.

Maksud Pengalengan Makanan dan Informasi Lain yang Masih Berkaitan

1. Informasi Tentang Pengalengan Makanan

Pada intinya, pengalengan ialah salah satu teknik dalam mengemas atau bisa juga menyimpan produk pangan dalam kemasan yang berupa kaleng dimana nanti produk diawetkan secara hermetis. Adapun hermetis ini merupakan proses dalam menjaga supaya produk kedap air, kedap udara, mikroba serta benda asing yang lainnya.

Prinsip utama dalam pengalengan ialah pengawetan sekaligus penyimpanan pangan melalui perlakuan khusus guna membunuh mikroba yang terdapat di dalamnya. Oleh sebab itu, dalam pengalengan umumnya disertai proses sterilisasi yang dilakukan secara komersial supaya mikroba pembusuk dan mikroba patogen mati.

2. Kaleng yang Digunakan Sebagai Kemasan

Jika hendak diartikan, kaleng itu ialah wadah yang dibuat dari logam, baik itu aluminium atau plat timah, yang bisa menjadi pembungkus yang kokoh serta baik bila digunakan dalam metode pengawetan suatu produk makanan. Kaleng plat timah umumnya dilapisi dengan timah putih serta bahan pelapis dengan pelindung tertentu.

Tujuannya ialah untuk keamanan serta mencegah adanya kemungkinan reaksi yang bisa mengakibatkan korosi atau kebocoran kaleng. Untuk bahan pelapis yang umum digunakan ialah phenolic, epoxy ester oleo risin, epoxy resin dan vinil. Namun bahan pelapis yang dimaksud juga tidak boleh sembarangan.

Pasalnya ada syarat tertentu yang harus dipenuhi dan diantaranya ialah tidak sampai mempengaruhi aroma apalagi rasa sehingga tidak memberikan dampak buruk pada produk yang terdapat di dalamnya.

3. Karakteristik Kemasan Kaleng

Kemasan kaleng mempunyai karakteristik yang berbeda dari jenis kemasan lainnya. Secara umum, karakteristik kemasan kaleng tersebut ialah bisa dipanaskan, non biodegradable atau tidak bisa diuraikan, memerlukan pelapisan yang wajib disesuaikan dengan produk yang hendak dikemas seperti yang telah disebutkan sebelumnya serta bisa ditempa.

Selain itu, karakteristik lain kemasan kaleng ialah memerlukan sambungan serta penutup guna membentuk suatu kemasan atau wadah, mempunyai sifat konduktor yang tinggi, tidak transparan, bentuknya tetap, kaku atau rigid serta mempunyai kerapatan yang berbeda-beda.

4. Proses Umum Dalam Pengalengan Makanan

Secara umum proses pengolahan makanan yang dikalengkan ada 4 tahap. Tahap yang pertama ialah persiapan kemasan yang dalam hal ini adalah kaleng dan meliputi pembersihan kaleng dan juga pemberian kode. Tahap kedua ialah persiapan bahan mentah. Tahap ini dimaksudkan untuk bahan yang nantinya akan dimasukkan dalam kaleng.

Tahap ketiga ialah pengisian produk dalam kaleng. Dalam tahap ini sebaiknya tidak mengisi kaleng hingga penuh supaya ketika dilakukan sterilisasi masih terdapat ruang kosong untuk pengembangan isi.

Tahap yang keempat ialah pengalengan. Dalam tahap ini bahkan ada 4 langkah sekaligus yaitu exhausting atau pembuangan udara, sealing atau penutupan wadah, sterilisasi atau pemanasan wadah yang telah diisi produk sebelumnya serta cooling atau pendinginan.

Jika Anda tertarik dengan makanan kaleng, selalu cek tanggal kadaluarsanya dulu. Selain itu, pastikan juga untuk memilih produk kalengan yang terbaik dengan mutu terjamin seperti yang dipersembahkan oleh PT. Suryajaya Abadiperkasa. Anda bisa mengunjungi sjap.co.id jika ingin mendapatkan informasi lebih lengkap. Jangan lupa intip-intip variasi produknya ya. Siapa tahu sesuai dengan selera keluarga.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on print
Share on email